Rabu, 29 Juni 2016

Celotehku Hari Ini Part 2

Celotehku Hari Ini Part 2-Seperti biasanya, ketika mentari mulai merapat dari dasar laut menuju permukaan menepi untuk membubung ke langit. Saat semburat jingga memancar menyampaikan “SELAMAT PAGI”, saat itulah harapan, mimpi, dan do’a-do’a kembali terucap baru lagi. Harapan baru, mimpi baru, dan do’a-do’a baru.

Pagi ini, aku memulai pagi yang sedikit berbeda dari pagi-pagi 260 hari yang lalu, yang biasanya menyapa pagi dengan membuka dua jendela kecil yang bertengger di kerangka kusen kamar kostan, menyapa pagi dengan berjalan sedikit berlari kecil menaiki tangga kostan menjemur pakaian, menyapa pagi yang kemudian hanya dilanjutkan dengan setia menghuni kamar kostan sampai pakaian menjadi kering oleh teriknya matahari.

Pagi ini, aku memulai pagi yang sedikit berbeda dari pagi-pagi 260 hari yang lalu, tidak menyapanya dengan bunyi ‘krek” daun jendela yang sedikit berderit ketika dibuka, tidak menyapanya dengan kesetiaan menghuni kamar kostan sampai lambung mengirim sinyal-sinyal untuk dibasakan, namun hanya menyapa pagi dengan berjalan sedikit berlari menuruni tangga kostan mengambil air hangat untuk minum.

CATUR Celotehku Hari Ini Part 2


Pagi ini, aku memulai pagi yang sedikit berbeda dari pagi-pagi 260 hari yang lalu, pagi ini setelah menyapa pagi dengan berjalan sedikit berlari menuruni tangga kostan mengambil air hangat untuk minum, meneguknya dua tiga teguk, kemudian aku yang sudah berkemas-kemas sebelum shubuh tadi mulai menyandang tas dan berdandan ala anak kuliahan.

Semua tampak berbeda dan sangat berbeda, kata aku pulang tidak lagi seperti dulu, dulu yang selalu ada seseorang yang setia menunggu ketika sore datang. Memberi senyum, memperlakukanku bak sang raja. Ya itu 260 hari yang lalu. Sungguh aku merindukanya, namun kebaikan mu sudah tidak lagi aku jumpai, tak lagi aku rasa dan kunikmati. Terlintas kebaikan bidadari yang tak bisa aku balas dengan apa-apa.

Sudah aku tidak akan membahasnya lagi, aku akan membahas tentang hari ini, hari dimana aku mengerti akan kebaikan. Celotehku Hari ini masih tentang kehidupan, kehidupan dan kebaikan.

Dalam kehidupan, sebisa mungkin berbuat baik pada orang lain, mencari kesempatan membantu orang lain. Berikan kebaikan pada orang pandai maka orang pandai akan memberi keberuntungan, berikan kebaikan pada orang kecil maka orang kecil akan mengeluarkan tenaganya untuk membantu. Orang yang sering membantu orang lain dalam menghadapi kesulitan, bisa dengan mudah mendapat bantuan dari orang lain. Jangan sekali-kali melukai perasaan orang sebab seumpama belati mengiris tubuh, lukanya akan sembuh tapi bekas irisan belati itu akan tetap terlihat sampai kapanpun". 

Seperti itulah nasehat orang tua saya pada saya, dan saya rasa setiap orang tua mengajarkan hal itu pada setiap anak-anaknya meski dengan bahasa yang berbeda.

Saya terkadang merenung terhadap beberapa kejadian-kejadian di lingkungan saya, lantas timbul sebuah pertanyaan.... Apa yang salah  ??

Hidup itu memang tidak mudah, perlu perjuangan, kerja keras dan mental baja....saat kita bertemu dengan orang yang mempunyai perasaan dan hati nurani, betapa bahagianya, tetapi saat kita bertemu dengan orang yang tidak mempunyai perasaan dan hati nurani maka saat itu kita sedang belajar tentang sebuah arti ketulusan, keikhlasan dan belajar tentang ketangguhan hidup.

Tapi perlu diingat bahwa setiap manusia punya keterbatasan dan punya air mata. Terkadang kita memandang kehidupan seseorang dari kulit luar seseorang saja, atau kita hanya mendapat informasi dari beberapa orang lantas kita mengambil sebuah kesimpulan membencinya, cobalah masuk kedalam diri orang tersebut, hapus rasa EGO, perlakukan ia sebagai anak, teman atau sahabat, niscaya akan kita temukan sesuatu yang sangat berarti...Perlakukan setiap manusia layaknya sebagai manusia, hargai dia, bantu dia, jangan celakai dia, jangan semena-mena, sebab jika dikembalikan pada diri kita, bukankah itu sangat menyakitkan ? berbuat baiklah pada sesama niscaya orang itu akan mengingat kebaikan kita sampai kapanpun, sebaliknya,  sampai kapan pun orang akan mengingat setiap keburukan sifat kita.

Orang baik senantiasa mendapat do'a agar selalu berada dalam Ridho-NYA, bahkan sering kita mendengar ada orang yang mengorbankan Nyawanya hanya untuk menolong seorang yang baik.

Setidaknya Tuhan melihat dan mencatat setiap do'a dari orang atas kebaikan yang kita perbuat, pun sebaliknya, Tuhan akan memberikan balasan atas segala keburukan yang kita perbuat, terlebih do'a dari orang-orang yang terianiaya.

Setiap manusia  memiliki porsi problematika hidup, kesedihan, kegundahan, kesakitan, kesempitan, dan juga kebahagiaannya masing-masing.

Mencari solusi dalam problematika hidup mungkin tak ubahnya dengan upaya mengeluarkan sesuatu yang kita inginkan dari dalam lubang yang dalam dan gelap. Butuh cara bijaksana agar yang kita inginkan bisa kita dapatkan dengan mudah.

Sayangnya, tak semua kita mampu bijaksana menyikapi lubang problematika hidup tersebut. Tak banyak yang memahami bahwa mencari solusi dari masalah tidak melulu dengan upaya ingin mendapatkan sesuatu. Tapi justru dengan semangat memberi. Dari memberi itulah, ia mendapatkan sesuatu yang diinginkan.

Kita Selalu punya pilihan tiap hari. Tinggal kita memilih, memulai niat baik yang kemarin, ataukah menunggu dan mendapatkan rasa penyesalan besok. Kumpulkanlah kesalahan saat ini, karena kelak kumpulan kesalahan yang bernama pengalaman itu akan membawamu kepada puncak ke suksesan dan yang terpenting perlakukanlah setiap orang dengan kebaikan hati dan rasa hormat yang tulus, meski mereka berlaku buruk padamu. lngatlah bahwa penghargaan pada orang lain bukan karena siapa mereka, tapi karena siapakah dirimu. 

Seperti itulah celotehku hari ini part 2 jika aku rasa dan aku pahami Tuhan sebenarnya tengah bermain catur dengan kehidupan kita. Dia menggerakkan bidak-bidaknya bernama tantangan, cobaan dan godaan, kemudian duduk kembali melihat reaksi kita. Jadi buatlah langkah terbaik sebelum Tuhan memberi kita Skak Mat.

Celotehku Hari Ini Part 1

Entahlah apa yang mau kutulis. Sebuah kisah atau sebuah cerita atau apalah. ini cuma gusaran hati yang selalu ingin kuledakkan di kepalaku. ketidak jelasan dalam diri dan ketidak pahaman akan diri. kehidupan ? mudah mungkin, sulit mungkin dan ya mungkin itu yang aku maksud. ini cerita soal kehidupan atau mungkin bisa kusebut sebagai dongeng kekanak-kanakan.

Aku gak tau apa yang ingin aku ceritakan atau apa yang ingin kutuliskan. Aku hanya menempelkan ke 10 jari ku pada keyboard Laptop ini, berharap ada inspirasi yang keluar dari tulisan ini. Ya mungkin orang lain yang membacanya akan merasa bosan dengan tulisanku ini, tapi aku terus mencoba untuk mengetikkan tombol-tombol keyboadr apapun yang kutulis ku berusaha menuliskan apa yang ada didalam kepalaku ini.

A,,OOOO,,,SSEDTTDGHJCG, kau ini sedang menulis apa sich, GAJEBOOO banget ? mungkin itu kritikan orang-orang yang membaca tulisan ini… biarlah,, aku hanya mencoba menuliskan apa yang ada di pikiranku saat ini. Terima kasih karena telah memberikan masukkan. i am not writer but i want flood up my head.. cieh,, gue ngomong pake bahasa melayuuu parah bangettt….ckckckckck

yupp !!!belajar mencari sebab dan mencari akibat,, banyak orang mengira aku orang sakit jiwa terkadang aku bersikap aneh dan terkadang aku bersikap tak wajar bahkan terkadang aku bersikap sesuai dengan apa yang ada didalam hatiku menjadi pribadi yang terbaik.

Sesuatu yah ??? hahahaahahhahah itu ocehan ku di hari ini.

Kawasaki Ninja 250 rr Celotehku Hari Ini Part 1

Sesuatu yang kan kutuliskan di hari depan mungkin bisa menjadi sesuatu banget bagi diriku, ya karna aku lemah soal ilmu aku lemah soal pengalaman aku lemah soal teori dan aku lemah soal semua hal,, itu penilaianku terhadap diriku sendiri, tapi semua hal ini akan aku coba rubah menjadi sesuatu.

Sesuatu yang sangat berharga bagi hidupku sesuatu yang berharga bagi kehidupanku. Dengan belajar menulis mungkin aku bisa menjadikan hidupku lebih terarah dan bisa menjadi semakin dewasa.

Umurku sudah cukup tua dibandingkan teman-teman yang selalu bersamaku.  Tapi sikapku dan sifatku seperti anak TK yang benar-benar polos.

Aku masih tak mengerti ….ku coba melangkah selangkah demi selangkah mengarahkan hidupku menjadi pribadi yang tanggung.. well, kata orang karena Pribadiku jauh dari Tuhan. oke aku terima saranmu,, aku sadar karena aku memang bukan seorang pemuda seperti itu, aku hanya pemuda yang tak tau bagaimana berterima kasih dan tak tau bagaimana menjadikan hidupku sebagai sesuatu yang bermanfaat.

Tapi aku selalu meyakinkan diriku, kalo aku punya tujuan hidup, tujuan hidup yang selalu membuatku tersadar, selalu membuatku terasa terikat akan diriku sendiri..jari-jariku mulai lemas untuk terus mengetikkan sesuatu, dan, aku berhenti menulis dulu untuk saat ini, namun kenapa rasa ku dan keinginanku mulai membanjiri isi kepala ini. Ouhhhhhhhhhh tidakkk...jari-jariku mulai mengetikan sesuatu yang mengikuti isi hati dan irama dalam otak..sangat cepat dan lebih cepat bahkan tak tentu mengetikan tombol-tombol yang mulai rusak aku tekan-tekan dengan keras dan cepat. STOOPPPP....perintahku kepada jari..STOPP pintaku pada hati..STOPP inginku dan STOPP mauku.Habis sudah kata ini, habis sungguh memang benar-benar habis kesabaranku, yang mulai kesal dengan diri sendiri. Hela dan hembusan nafas panjangku terasa disetiap jari-jari yang masih mengetikan sesutu di atas keyboard yang bermaksud ingin menghentikan aktivitas ini. tapi mengapa belum juga aku berhenti mengetikkan sesuatu.

Dinggg...Dung...bunyii Ponsel disampingku...males aku liat, tetap konsent di ketikan jari-jari ku..sebentar aku penasaran dengan bunyi ponsel tadi, aku liat dulu ya....PING...isi dari pesan tersebut.. wah GAJEBO juga ne orang, ahh diamkan saja, tunggu sebentar,  aku balas dulu "PONK" ketiku di ponsel...Kata-katanya pendek setelah pesan pertama tadi, "SHOLAT" isi dari balasan ke dua ...diam..diam..sepi..dan hening, ku robohkan badanku di tempat tidurku..ku pandangi langit-langit kamar, kupejamkan mata dan zzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz....nyenyak, pulas aku tertidur.

Nada sambung ponsel berbunyi keras, membangunkan tidurku yang entah sedari kapan aku tertidur. Se bodo amat ahhhhh masih ngantuk" pikirku ". Tidur lagi aja....!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! Tunggu dulu, jam berapa ini? ouuuhhhhh tidakkk, sudah waktunya aku mandi dan berangkat kerja.....Ponsel masih masih saja bunyi tanpa aku pedulikan ku buka baju dan bergegas mandi......#sensor ya..wkwkwkwkwkwkKucel, dekil sekali baju ini, tak apalah yang terpenting masih layak pakai"pikirku"...20,30 menit lagi kalo tak buru-buru habislah aku diusir security...Ojek mana ojek...!!!!! Pintu kamar sudah terkunci rapat, langkah kaki panjangku menuju jalan beraspal saja sudah makan waktu 15 menit, masih ada sisa waktu 5 menit lagi..Ojek patas ada tidak ya..ahahahaha....Bunyi motor keras dari seberang langsung menghapiri ku yang memang sudah tau keberadaan ku berjalan mencari ojek.

Warna Hijau pekat, dengan pengemudi setengah baya menawari ku ojek, tanpa melirik ataupun melihat motor yang dikendarainya aku pun bergegas naik dibelakangnya. Wah ternyata ada ya tukang ojek patas pikirku melamun sambil masuk ke area tempat kerja. Ahhh tak usah dipikir, yang terpenting aku tak diusir security berkat bapak ojek dengan motor KAWASAKI NINJA RR 250 CC nya...hahahahahaha.